Februari 22, 2011

Character & Storytelling

Disini saya hanya ingin berbagi ilmu mengenai penggunaan karakter & cerita dalam hal marketing, semoga bermanfaat.Untuk sempurnanya untuk Pak Hermawan Kartajaya dari MarkPlus bisa mendetailkan dengan rekan-rekan mengikuti trainingnya.
Perubahan ekonomi suatu masyarakat, cara interaksi dan kebiasan membangun jaringan sosial menginspirasikan pula adanya perubahan penerimaan akan sesuatu hal yang terjadi belakangan ini. Kejujuran dan keeratan menjadi dambaan dan kunci keberhasilan yang memang sudah lama dicari dan dinantikan dalam suatu proses juga hasil karena kepuasan yang sesungguhnya dari hati akan terpenuhi.
Ada 2 jaringan horizontal society yang saat ini eksis dikarenakan kecanggihan teknologi di abad 20 ini, yang dapat kita sebut :
1. Citizen
    Penduduk didalam suatu Negara, kota yang juga didalamnya terdapat komunitas.
    Hubungan masyarakat yang terjadi bisa jadi terbatas dari face to face relationship
   dengan melihat umur, strata, suku, agama dan kebiasaan/gaya hidup antar satu
   dengan lainnya.
2. Netizen
    Penduduk didalamnya mencakup seluruh hubungan antar manusia yang ada di
    DUNIA ( around the globe ), hubungan antar manusia yang secara fisik menetap
    di suatu Negara atau kota tertentu tetapi secara virtual seperti bertetangga
    bersebelahan rumah dengan seluruh penduduk yang ada dinegara lainnya.
    Berhubungan tanpa mempedulikan umur, strata, suku, agama dan kebiasaan
    atau gaya hidup antar satu dengan lainnya. Sehingga semua transaksi sosial
    sudah dibuat tanpa batas.Thanks to the Global Connectivity. 

Dalam marketing, Strategi PDB yakni Positioning, Differentiation dan Brand sudah lama digunakan untuk meningkatkan penjualan dan service akan suatu produk. Berkaitan dengan perkembangan dan perubahan masyarakat yang ingin disentuh secara Spiritual ( SQ ) dan diwujudkan pada hubungan horizontal antar manusia, konsep PDBpun berubah lebih mengena kepada aspek “hati” menjadi :

· KLARIFIKASI mencitrakan Positioning
  Stories Enable Us to Clarify…..on the deepest level, what is your colour?
  Di dalam tipe apakah suatu produk/jasa/sosok itu diceritakan, apakah di kalangan
  anak muda, orang tua, wanita, pria dan ataukah silang turun temurun. Klarifikasi
  “the things” yang ingin diciptrakan suatu citra, sehingga diceritakan. Apakah ingin
  menyentuh Pikiran? Ingin menyentuh hati ? ataukah hanya ingin mengelola pasar?

· KODIFIKASI mencitrakan Differentiation
  What is your DNA ?
   Kodifikasi didalamnya mengandung 4P ( product, price, place, promotion ) yang
   berubah menjadi 4C ( Co-creation, Currency, Communal Activation dan
   Conversation ) yang kesemua mengarah pada hubungan horizontal. 4C untuk
   menyembuhkan kegelisahan ( get the inside desire of customer).

· KARAKTER mencitrakan Brand.
  What is your aura ?
  a. Modelling The Character
      Karakter di bangun berdasarkan 4 aspek yakni Values, Behaviour, Words dan
      Style.
      o Values
         Digambarkan sebagai Kumpulan kata, biasanya prinsip positif; apa yang
         dianggap menjadi benar dan diinginkan dalam hidup, terutama mengenai
          perilaku pribadi. Contoh : Integritas, komitmen, persaudaraan, rileks,
          kebersamaan dll.
      o Behaviour
         Digambarkan sebagai tindakan dari sistem atau komunitas, biasanya yang
         berhubungan dengan lingkungannya. Dan ini adalah respon sistem atau
         komunitas terhadap berbagai rangsangan atau masukkan, baik internal
         maupun eksternal, sadar atau bawah sadar, terang-terangan atau rahasia
         dan sukarela atau tidak sukarela.
         Contoh : Pemilik Harley Davidson di Indonesia.
         Where? -> Mereka biasanya ”hidup” di perkotaan, ”bekerja” di pusat bisnis,
         ”bermain” dengan komunitas HD.
         What? -> Mereka ”hidup” memiliki rumah direal estate kelas atas, ”bekerja”
         menjabat CEO atau Top Management, ”bermain” liburan dengan touring atau
         pergi ke Cafe.
      o Words
         Kata atau suara yang merepresentasikan dan mengkomunikasikan arti produk
         atau jasa.
         Contoh : Harley Davidson -> maskulin, macho, raja jalanan,
                       Sampoerna Hijau -> Ijo, ”Ga ada lo...ga rame...!!!”
      o Style
         Kualitas yang khas, bentuk, atau jenis sesuatu sehingga didapat ”tone” yang
         tepat bagi suatu produk untuk di representasikan.

     b. Writing The Story
         The true experience is always an interesting story….
         Dalam penulisan suatu rencana ”story” bagi produk harus disiapkan 5 hal
         yakni mengatur pendahuluan (Intro), mencari ”Problema Conflict” yang
         mengacu atau menceritakan pada pengalaman seseorang atau perusahaan
         itu sendiri, Klimaks cerita yang mengarah pada kesimpulan, ”falling action”
         kembali ke asal dan resolusi yang menguatkan klimaks cerita.

     c. Sharing The Brand, Sales and Service.
         Brand yang menggambarkan karakter suatu produk atau perusahaan sehingga
         dapat memberikan kesan khusus secara mendalam kepada pelanggan untuk
         membuat keputusan.
         Sales saat ini bukan hanya berpaku cara menjual secara berlebihan tetapi
         lebih kepada menjual dengan hati. Membangun kepercayaan pelanggan dalam
         melakukan penjualan dengan menerapkan unsur kejujuran dan solusi.
         Service bukan hanya sekedar melayani, disaat pelanggan tersebut mengalami
         kesulitan atau sudah menjadi pelanggan lama tetapi kita dapat ”reach” before
         and after dengan cara yang tidak berlebihan ataupun dibuat- buat hanya untuk
         menyenangkan bukan pemenuhan apa yang dibutuhkan.

Kesimpulan

The World is still Round But The Marketing Is Already Flat.
Character and Storytelling di butuhkan dalam meluncurkan suatu produk ataupun program ke pasar. Dimana saat ini pasar semakin kritis dan hanya memberikan keputusan apabila dirasa sesuai dengan hati ataupun komunitasnya. Sehingga marketing dan sales secara vertikal (Up to Down) yang dilakukan dengan ATL & BTL sudah tidak terlalu mencapai hasil yang maksimal, lain halnya dengan marketing secara horisontal (people to people) secara jujur, berkarakter, peduli dan memberikan solusi.
Manfaat & implementasi nyata dalam pelaksanaan kerja di perusahaan Manfaat untuk Indosat adalah yakni dapat menemukan kembali DNA dan karakter terhadap masing-masing Brand yang diusung dan lebih memperbanyak penyebaran secara horisontal via Internet ataupun Interaksi langsung dengan pelanggan maupun calon pelanggan.

Tidak ada komentar: